Tampilkan postingan dengan label Info Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Menarik. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

Ingin jadi Karyawan, Cukup Bermain dengan Video Game

// // Leave a Comment


Berapa banyak dari Anda yang seringkali mendengar bahwa bermain game tidak pernah menghasilkan sesuatu yang positif? Stigma yang satu ini tampaknya melekat kuat dan sulit dihapuskan dari benak mereka yang awam dengan industri ini. Terlepas dari beragam penelitian yang memperlihatkan segudang efek positif yang bisa ia hasilkan, video game dianggap sebagai sebuah media hiburan belaka yang sama sekali tidak produktif. Namun siapa yang menyangka, bahwa kegemaran Anda bermain game, bisa saja membantu Anda mendapatkan pekerjaan impian di masa depan. Sebuah tren yang kabarnnya, tengah naik daun di dunia pekerjaan.
 
Dengan persaingan yang semakin ketat, penelitian menyebutkan bahwa lama proses seleksi calon karyawan kini memakan waktu dan biaya yang jauh lebih lama. Selain lama dan mahal, tidak ada jaminan juga bahwa perusahaan akan berhasil merekrut individu yang memang memiliki skill set dan kepribadian yang cocok dengan jenis pekerjaan yang mereka incar. Jawaban lewat serangkaian tes psikologi tampaknya tidak lagi dilihat sebagai sesuatu yang relevan. Banyak perusahaan besar kini mulai melirik video game sebagai alat seleksi calon karyawan yang efektif.


Untuk menghasilkan proses seleksi calon karyawan yang lebih murah dan efektif, banyak perusahaan besar yang mulai beralih dengan menggunakan video game sebagai media. Perusahaan yang memfasilitasi hal tersebut juga kian tumbuh subur.

Hal inilah yang diungkapkan oleh ahli ekonomi M.I.T – Erik Brynjolfsson. Lewat sebuah perusahaan baru bernama – Knack yang berfokus pada proses seleksi karyawan via video game, metode ini dilihat sebagai cara paling efektif untuk memilih calon karyawan yang cocok. Game-game ini akan membantu perusahaan melihat seberapa kreatif, waspada, adaptif, kemampuan multitask, dan konsentrasi setiap calon karyawan yang ada. Knack sendiri menawarkan game-game khusus seperti Knack’s Wasabi Water yang memang dibangun untuk memenuhi tujuan Tersebut. Tidak hanya Knack, sebuah perusahaan lain bernama ConnectCube juga mulai menjajal potensi pasar yang sama dengan serangkaian game puzzle yang mereka bangun.

Belum jelas apakah metode yang sama juga sudah mulai dilirik perusahaan-perusahaan besar Indonesia atau tidak. Walaupun tidak secara langsung membuat kita sebagai gamer tampil sebagai calon karyawan yang terlihat di mata perusahaan, namun setidaknya perasaan familiar terhadap video game akan memberikan sedikit keuntungan ekstra. Pastikan saja kebiasaan gaming Anda tidak terbawa saat seleksi terjadi. Contoh? Mulai berteriak “Noob..noob..noob..”..

Sumber :  http://jagatplay.com/2014/01/news/video-game-mulai-dijadikan-alat-seleksi-calon-karyawan/
Read More

Minggu, 26 Januari 2014

WOOW, Pria ini bisa Memegang 1000 Dada Wanita

// // Leave a Comment


Luar biasa, kata - kata tersebut sangat pas di tunjukan kepada pria yang satu ini. Kejadian sangat menarik karena belum ada yang pernah melakukannya apalagi sebanyak itu. Dalam video tersebut ditunjukan bahwa ada seorang pria yang dengan berani meminta untuk memegang dada wanita yang setiap kali ditemuinya seperti saat di jalan atau di tempat keramaian lainnya. Disitu bisa dilihat terdapat beragam reaksi yang dikeluarkan oleh para wanita tadi, seperti kaget, geli, malu - malu, enak bahkan biasa saja. 

Seperti yang disampaikan dalam informasinya di youtube, ternyata kegiatan ini bukan untuk mempromosikan sexualitas namun lebih ke kebebasan informasi yang di dapat oleh masyarakat yang berada di dalam komunis, dan tentunya dalam video ini para wanita tadi sudah memberikan izin dalam kegiatan tadi. Selain itu video ini juga dibuat untuk menyindir pemilu dan kepemimpinan politik Putin pada tahun 2011, dimana Putin menangkap 3 gadis di kerusuhan band punk yang berisi tulisan lagu bermotif politik dan disaat sama mereka juga protes di dekat gereja katedral.(http://www.bbc.co.uk/news/world-europe-19302986)

Hal menarik disini, si pria bernama Sam Nickel telah meminta izin dan menerima penolakan sebanyak 7000 kali dari beberapa wanita pada kegiatan tadi.


Read More

Kamis, 23 Januari 2014

Rahasia @Shopatever (Everindo) Mendapat 1000+ Transaksi Dalam 5 Bulan di Ebay dengan Modal Rp 2 Juta

// // Leave a Comment
Pada suatu hari, di acara Shopfair pertengahan bulan Juli 2012, saya bertemu dengan teman lama dari industry ecommerce, mereka membuka booth di event itu.
“Sibuk apa kamu sekarang ?”

“Ngurus Everindo, online shop di ebay, kami baru berdiri 5 bulan dan sudah melayani 1000 transaksi.”

“Oh, lumayan, bagaimana cara dapat transaksi segitu banyak? pakai strategi promosi apa? strategi social medianya bagaimana ?? Public Relationnya bagaimana ?? Pakai content strategy seperti apa ?? Pakai strategi canggih bagaimana untuk mendatangkan traffic ? engagement communitynya bagaimana ??”

Oh ? gak repot kok. Di eBay sudah ada 90 juta potential buyer.
…………………….
Seperti kebanyakan entrepreneur lainnya yang terlalu bagus sebagai karyawan, Putra Rueshi dan Donald H Sorey mendirikan Everindo pada Maret 2012 dengan modal finansial hanya Rp. 2 juta untuk membayar listing fee, kemudian di bulan ke-2, modal ini bergulir sendiri dengan profit yang dihasilkan. Everindo benar-benar merupakan contoh bagaimana dengan modal finansial minim kita bisa menghasilkan suatu usaha dengan potensi besar.

Apa yang mereka lakukan cukup menarik, membantu UKM Indonesia untuk mengekspor barang dagangannya ke luar negeri, mereka tidak memiliki barang sendiri, tidak membuat marketplace sendiri seperti Tokopedia, namun mereka menggunakan portal dan market yang sudah ada, yaitu eBay yang memiliki 90 juta potential buyer.

Saya pun mencoba menemui mereka berdua, untuk menggali lebih dalam tentang kisah dan strategi di balik Everindo, ditemani oleh Rosanti Carolina sebagai konsultan dan Nurul Fitriah yang menjabat sebagai Cross Border Trade Manager di eBay. Mereka banyak sekali membagi seluk beluk berjualan di eBay, termasuk bagaimana melakukan analisa product, harga dan keyword untuk menghasilkan penjualan yang bagus di eBay.


We do this because we really care about something.
Kami sudah cukup lama menganalisa eBay dan jarang melihat produk Indonesia di listing di sana, padahal saya tahu sendiri kualitas produk Indonesia tidak kalah.

Apa itu Everindo?
Everindo adalah sebuah Service Company, dimana kita mempunyai misi untuk membawa brand Indonesia dan produk-produk lokal, agar bisa compete dengan produk dari negara China, Korea, dan semacamnya.

Karena kita merasa produk-produk kita bagus dan kualitasnya tidak kalah jika dibandingkan negara-negara lain, tapi sayangnya tidak terlalu di-expose.

Kita juga membantu teman-teman UKM agar bisa mengekspor produknya meskipun secara kecil-kecilan. Kita tahu produk-produk kita kualitasnya bagus, hanya belum ter-expose saja.

Kenapa? Karena ada stigma bahwa untuk menembus pasar luar negeri itu susah, dan itu yang sedang kita usahakan. Untuk sampaikan pelan-pelan ke semua merchant kita, bahwa itu sebenarnya tidak susah. Selama kalian punya produk yang bagus dan harganya menarik, pasar bisa menerima kalian. Di situlah kita membantu mereka.

Bisa dapat ide untuk mengekspor itu darimana?
Kami sebelumnya bekerja di plasa. Di sana, setiap hari kita melihat potensi-potensi pasar yang ada, kita sering mencari merchant-merchant untuk berjualan di Plasa yang marketnya untuk pasar Indonesia.

Dari situ kita terpikir, kenapa kita tidak coba jualan di luar negeri?
Karena waktu itu secara kebetulan juga, Plasa sedang ada proyek dengan eBay. Akhirnya kita coba diskusi dengan mereka, kita coba ekspor, dan akhirnya menurut kita ini ide yang menarik.

Kita coba pelan-pelan. Awalnya dari produk-produk yang kita beli sendiri, kita coba jual sendiri. Tapi lama-lama kita mencari merchant yang ingin menjual produknya melalui kita.

Berarti sewaktu di Plasa, kalian sudah belajar dari case study eBay seller yang sudah sukses duluan?
Bukan belajar, tapi kita jadi timbul ide kenapa kita tidak coba membuatnya sendiri. Karena sayang aja, karena kita sudah tahu supplier kita siapa, merchant kita siapa, customer kita siapa.
Di Plasa sendiri kan tidak ada yang untuk mengekspor ke luar negeri waktu itu.
Jadi kita pikir ini menarik, belum ada yang kepikiran membuatnya, lalu kita coba buat saja. Kita juga punya koneksi dan segala macamnya, jadi kenapa tidak kita coba buat? Awalnya dengan modal sendiri dulu, beli barang sendiri kemudian dijual.
Sampai akhirnya, kurang lebih 4-5 bulan kemarin, kita mulai serius dengan Everindo agar skalanya menjadi lebih besar.

Apa yang melatarbelakangi terbentuknya Everindo di eBay ini?
Kalau konsep berjualan di eBay itu kan biasanya membuat store secara individu, lalu dijual sendiri ke eBay. Dan ketika dia membuat store di situ, harus ada effort di dalamnya, karena kita berhubungan dengan pasar internasional.
Yang pertama, mulai dari kartu kredit. Orang Indonesia harus punya kartu kredit sebelum daftar di eBay.
Yang ke-dua, dia harus bisa bahasa inggris. Orang Indonesia kebanyakan tidak bisa bahasa inggris, terutama SME dan entrepreneurnya.
Yang ke-tiga, ada juga problem di shipping. Shipping dari Indonesia ke negara-negara tujuan utama, seperti Amerika, Australia, dan Eropa, itu sangat mahal dibanding dengan negara Asia lainnya.
Yang ke-empat, masalah teknologi. Ketika orang masuk ke eBay, paling tidak dia harus mengerti basic IT. Itu juga yang rata-rata orang tidak bisa.
Yang ke-lima, masalah service. SME terutama orang Indonesia, kurang mengerti perlunya service excellent.
Customer kita di luar negeri adalah customer yang sudah “jadi” di eBay. Mereka tahu service excellent seperti apa, mereka tahu high level of service seperti apa, dan mereka mengharapkan adanya itu semua.
Karena ketidakmampuan orang Indonesia inilah, yang menjadi ide dasar kita untuk membuat aggregator ini.
Kita yakin orang Indonesia itu bisa, orang luar negeri hanya perlu trust dari seller-seller Indonesia. Seller di Indonesia juga perlu trust bahwa barang-barangnya ini bisa dibeli oleh orang-orang luar negeri.
Kita menjembatani dua hal itu. Disini kita berusaha membuktikan kepada seller-seller Indonesia bahwa barang mereka bisa laku dibeli sama orang bule. Kita package dengan menarik, foto yang bagus, dan deskripsi produk yang bagus.
Misalnya, produknya batik Jawa. Kita ceritakan latar belakangnya batik seperti apa, kita juga ada foto batiknya seperti apa. Kita jelaskan proses pembuatannya, dibuatnya dalam berapa hari, dan segala macam, jadi produk Indonesia itu berkelas di mata Internasional. Itu yang berusaha kita package di dalam store ini. Itu yang berusaha kita bentuk.

Kalau dari masalah produk, sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena kita lihat produk mereka sudah bagus kok. Mereka hanya tidak tahu cara packagingnya, dan cara jualnya.
Dari segi harga dan shipping juga kita bangun pelan-pelan. Kita bangun infrastruktur shippingnya, Hingga sekarang kita sudah punya partner shipping sendiri. Kemudian juga dari sisi logistik. Tahu sendiri kan orang Indonesia kebanyakan tidak mau susah? Orang yang produksi cuma mau produksi saja. Dia tidak mau susah kirim ke kantor pos. Packaging juga tidak tahu packaging yang bagus seperti apa.

Dan di sini kita punya service itu. Kita punya sistem seperti ini, kalian yang menyediakan barangnya, simpan di tempat supplier barangnya, tidak usah diberikan ke kita, kalau laku barangnya akan kita jemput. Service kita sampai seperti itu. Nanti setelah dijemput dari merchant, kita packing ulang lagi. Jadi kita berusaha menciptakan trust antara buyer di luar negeri terhadap buyer Indonesia, dan seller-seller Indonesia itu sendiri. Itu yang berusaha kita bangun sampai sekarang.

Pelan-pelan, trust itu terbentuk. Terbukti dari beberapa merchant kita yang tadinya cuma titip barang ke kita, sekarang mereka mulai mau membuka store sendiri di eBay. Karena mereka yakin bahwa ternyata potensi pasarnya bagus, barangnya bisa laku di luar negeri. Akhirnya mereka buka store sendiri, atau bisnis sendiri juga. Akhirnya mereka mau memilih untuk invest di stores, milih invest di IT atau teknologi, invest di SDMnya juga, dan lain-lain. Meskipun secara pelan-pelan.

Sumber : http://startupbisnis.com/rahasia-shopatever-everindo-mendapat-1000-transaksi-dalam-5-bulan-di-ebay-dengan-modal-rp-2-juta/
Read More